
Makassar, 13 Mei 2026 — SMP Negeri 6 Makassar melaksanakan kegiatan diseminasi bertajuk “Gerakan Stop Boros Pangan di Sekolah” pada Rabu (13/5). Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar sebagai bentuk edukasi kepada siswa tentang pentingnya menghargai pangan dan mengurangi pemborosan makanan sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMP Negeri 6 Makassar ini diikuti oleh siswa kelas VIII J dan VIII K. Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya ketahanan pangan, perilaku konsumsi yang bijak, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pengurangan limbah makanan.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMP Negeri 6 Makassar, Hj. Andi Mindarwati, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan baik siswa, termasuk dalam menghargai makanan dan menghindari perilaku boros pangan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa makanan yang mereka konsumsi memiliki proses panjang hingga sampai di meja makan. Karena itu, siswa perlu belajar menghargai makanan, mengambil secukupnya, dan tidak membuang makanan secara sia-sia. Hal kecil seperti ini jika dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan sosial,” ungkapnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Bapak Nirman Niswan Mungkasa, S.T., M.AP. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa persoalan pemborosan pangan menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian bersama, termasuk di lingkungan sekolah.
“Gerakan stop boros pangan bukan hanya tentang mengurangi makanan terbuang, tetapi juga tentang membangun kesadaran, rasa syukur, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap siswa dapat menjadi agen perubahan di rumah maupun di sekolah dengan mulai membiasakan diri mengambil makanan sesuai kebutuhan dan menghargai setiap makanan yang tersedia,” jelasnya.
Kegiatan diseminasi ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan materi edukatif kepada peserta. Narasumber pertama, Ibu Candra Kirana dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, membawakan materi mengenai “Penyelamatan Pangan.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa masih banyak makanan yang sebenarnya layak konsumsi namun berakhir menjadi sampah akibat pola konsumsi yang tidak bijak.

Beliau menjelaskan bahwa penyelamatan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana seperti merencanakan konsumsi makanan, menyimpan makanan dengan baik, serta memanfaatkan kembali bahan makanan yang masih layak. Selain itu, siswa juga diajak memahami bahwa mengurangi limbah pangan berarti ikut menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan sumber daya pangan di masa depan.
Sementara itu, narasumber kedua, Bapak Andi Akhmad Muhajir Arif, menyampaikan materi bertajuk “Stop Boros Pangan.” Dalam materinya, beliau mengajak siswa untuk mulai mengubah kebiasaan sehari-hari terkait konsumsi makanan. Ia menekankan bahwa perilaku mengambil makanan berlebihan dan membuang sisa makanan merupakan bentuk pemborosan yang harus dihindari.

“Mulailah dari diri sendiri. Ambil makanan secukupnya, habiskan yang sudah diambil, dan biasakan hidup sederhana. Jika generasi muda memiliki kesadaran ini sejak sekarang, maka masa depan ketahanan pangan kita akan menjadi lebih baik,” ujarnya di hadapan para peserta.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti sesi materi dan diskusi bersama narasumber. Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 Makassar berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan menghargai makanan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi generasi yang lebih peduli terhadap isu pangan dan lingkungan.
Tinggalkan Komentar